1. Rudolf I Of Hasburg (Raja Jerman dan Kaisar Roma, 1218-1291)
Menurut salah satu ahli anatomi sejarah, Rudolf I memiliki “hidung yang sedemikian besarnya, sehingga tidak ada artis yang bisa menggambarkannya dengan ukuran yang pas dan sebenarnya” Oleh karena itu fotonya kita dapat dari patungnya…
2. Michelangelo (Seniman Itali, 1475-1564)

Hidungnya begitu parahnya sampai menempel di wajahnya, sampai salah satu ahli sejarah mengatakan bahwa,” dahinya bahkan hampir lebih maju daripada hidungnya.” Di masa mudanya, Michaelangelo menggoda pelukis Pietro Torrigiano pada saat Pietro sedang belajar senidi salah satu gereja. Pietro marah dan akhirnya menghadapi Michaelangelo dan dalam kata Pietro digambarkan bahwa “memukul hidung Michaelangelo sehingga saya merasa bahwa hidung dan tulang lunaknya remuk dibawah kepalan saya seperti remuknya wafer kering. Jadi seumur hidup dia akan mendapat tanda dari saya.”
3. Matthew Parker (Pendeta dari Inggris, 1504-1575)

Namanya tercatat sebagai “Nosey” Parker, orang yang suka mengendus mengenai kehidupan orang lain. Parker adalah Uskup di Canterbury pada saat Ratu Elizabeth I memerintah. Walaupun ia tampak pemalu dan sederhana, ia sangat ribeut jika berurusan dengan masalah gereja, dan musuhnya menjulukinya “Nosey” parker..
4. TYCHO BRAHE (Ahli Astronomi Denmark, 1546-1601)

Pada saat ia berkelahi dengan pedang, ujung hidungnya terpotong, dan ia menggantikannya dengan emas
5. Cyrano De Bergerac (Novelis dan Penulis Puisi Prancis, 1619-1655)

Ia orang yang benar-benar hidup, bukan sekedar tokoh rekaan dalam dunia sandiwara atau teater. Diberitakan ia telah melalui lebih dair 1.000 duel hanya karena orang menghina hidungnya yang luar biasa ukurannya.
6. Thomas Wedder (Salah Satu dari sekian Freak Show di Inggris, 1700-an)

Ia memiliki hidung terpanjang yang pernah dikenal dalam sejarah. Panjangnya sampai 7,5 inci (sekitar 12 cm). Ia ikut dalam pertunjukkan disekeliling Inggris, dan ia dikenal memiliki keterbelakangan mental. Foto ini adalah patung lilin yang dibuat untuk mengenangnya.
7. JOSEF MYSLIVECEK (Komposer dari Chech, 1737-1781)

Dijuluki “Sang Bohemian”, opera buatannya yang terkenal antara lain adalah Armida dan Il Bellerofonte, dan juga terkenal karena tidak memliki hidung. Pada 1777, ia menderita penyakit dan datang ke dokter murahan yang mengatakan bahwa satu-satunya cara agar penyakitnya bisa sembuh adalah dengan membuangnya. Jadi ia mengikutinya. Di foto tampak hidungnya masih terpasang sih…
8. Kate Elder, alias Fisher (Pemilik Rumah Bordil di Amerika, 1870-an)
Di Wild West, ia terkenal sebagai “Big Nose” Kate, Kate “Hidung Besar.” Hidungnya adalah varietas yang bundar dan besar. Ia menjalankan rumah bordil dengan reputasi buruk di Dodge City, Kansas.
9. Jimmy "Schnozzola" Durante (Pelawak Serba Bisa dari American, 1893-an)

Ia menggunakan ukuran “barang”nya yang luar biasa untuk menjadi perhatian di semua bisnis pertunjukan baik di panggung, layar lebar maupun televisi. Benar-benar orang yang mampu memanfaatkan kelebihannya..
10. Albert Weber (Analis organoleptik dari Amerika, 1905-an)

Organoleptik adalah cara mengidentifikasi barang dari baunya, jadi hidungnya adalah sumber penghasilannya, mirip seperti Jimmy Durante. Albert bekerja bagi FDA (Badan POM Amerika) dan sudah 30 tahun berada di posisinya, bahkan ia memiliki 12 murid yang belajar dibawahnya untuk mengidentifikasi barang busuk hanya dengan membaunya.
Seperti itulah informasi terkait dengan 10 Hidung Paling Terkenal di Dunia yang sempat Berbagi 10 sampaikan untuk kesempatan ini. Semoga info menarik diatas bermanfaat untuk kepada anda. Terima kasih.
fbhgdfgbdfkfjfghjdfhAhool
Hewan ini berbentuk seperti kelelawar, berkepala seperti monyet,
bermata besar serta hitam, dan tubuhnya berbulu abu-abu gelap. Tubuhnya
dapat sebesar anak berumur satu tahun dengan bentangan sayap dapat
mencapai 10 kaki (3 meter). Hewan ini pertama kali dilihat oleh
Dr.Ernest Bartels pada 1925 ketika sedang menyusuri Gunung Salak, Jawa
Barat. Saat itu Ernest sedang mejelajahi air terjun di lereng gunung
itu, dan mendadak saja seekor kelelawar raksasa menukik di atas
kepalanya.Pada tahun 1927, sekitar pukul 11:30 malam, ketika Ernest
Bartels berbaring di tempat tidurnya dalam pondok dekat sungai
Tjidjengkol, Jawa Barat, dia mendengar suara aneh dari atas pondoknya.
Suara itu berbunyi "Ahool ... Ahool ...". Ernest mengambil obor dan
memeriksa ke asal suara, dan melihat kelelawar raksasa yang dia lihat
pada 1925. Itu sebabnya hewan ini disebut Ahool.
Sumber: http://www.unikgaul.com/2012/10/8-hewan-aneh-yang-masih-misterius-di.html
Konten ini memiliki hak cipta
Sumber: http://www.unikgaul.com/2012/10/8-hewan-aneh-yang-masih-misterius-di.html
Konten ini memiliki hak cipta
Ahool
Hewan ini berbentuk seperti kelelawar, berkepala seperti monyet,
bermata besar serta hitam, dan tubuhnya berbulu abu-abu gelap. Tubuhnya
dapat sebesar anak berumur satu tahun dengan bentangan sayap dapat
mencapai 10 kaki (3 meter). Hewan ini pertama kali dilihat oleh
Dr.Ernest Bartels pada 1925 ketika sedang menyusuri Gunung Salak, Jawa
Barat. Saat itu Ernest sedang mejelajahi air terjun di lereng gunung
itu, dan mendadak saja seekor kelelawar raksasa menukik di atas
kepalanya.Pada tahun 1927, sekitar pukul 11:30 malam, ketika Ernest
Bartels berbaring di tempat tidurnya dalam pondok dekat sungai
Tjidjengkol, Jawa Barat, dia mendengar suara aneh dari atas pondoknya.
Suara itu berbunyi "Ahool ... Ahool ...". Ernest mengambil obor dan
memeriksa ke asal suara, dan melihat kelelawar raksasa yang dia lihat
pada 1925. Itu sebabnya hewan ini disebut Ahool.
Sumber: http://www.unikgaul.com/2012/10/8-hewan-aneh-yang-masih-misterius-di.html
Konten ini memiliki hak cipt
Sumber: http://www.unikgaul.com/2012/10/8-hewan-aneh-yang-masih-misterius-di.html
Konten ini memiliki hak cipt
1. Ahool
Sumber: http://www.unikgaul.com/2012/10/8-hewan-aneh-yang-masih-misterius-di.html
Konten ini memiliki hak cipta
Sumber: http://www.unikgaul.com/2012/10/8-hewan-aneh-yang-masih-misterius-di.html
Konten ini memiliki hak cipta
8 Hewan Aneh yang Masih
Misterius di Dunia
21comments
1. Ahool
Hewan ini berbentuk seperti kelelawar, berkepala seperti monyet,
bermata besar serta hitam, dan tubuhnya berbulu abu-abu gelap. Tubuhnya
dapat sebesar anak berumur satu tahun dengan bentangan sayap dapat
mencapai 10 kaki (3 meter). Hewan ini pertama kali dilihat oleh
Dr.Ernest Bartels pada 1925 ketika sedang menyusuri Gunung Salak, Jawa
Barat. Saat itu Ernest sedang mejelajahi air terjun di lereng gunung
itu, dan mendadak saja seekor kelelawar raksasa menukik di atas
kepalanya.Pada tahun 1927, sekitar pukul 11:30 malam, ketika Ernest
Bartels berbaring di tempat tidurnya dalam pondok dekat sungai
Tjidjengkol, Jawa Barat, dia mendengar suara aneh dari atas pondoknya.
Suara itu berbunyi "Ahool ... Ahool ...". Ernest mengambil obor dan
memeriksa ke asal suara, dan melihat kelelawar raksasa yang dia lihat
pada 1925. Itu sebabnya hewan ini disebut Ahool.
2. Agogwe
Makhluk ini pertama kali diketahui keberadaannya pada sekitar 1900 oleh
Kapten William Hitchens, namun baru disampaikan ke publik pada 1937.
William menemukan makhluk ini di Afrika Timur. Menurut dia,
Agogweberbentuk seperti manusia dan berjalan dengan kaki, namun bertubuh
kecil seperti kurcaci, serta berbulu kemerahan di sekujur tubuhnya.
William menyebut, Agogwe yang ia lihat menyerupai seorang laki-laki,
namun hanya setinggi 4 kaki. Pada 1938, seorang pria bernama Cuthbert
Burgoyne juga melihat Agogwe di Afrika Timur. Ada teori yang
menyebutkan, kalau Agogwe mungkin termasuk spesies gracile
australopithecine, salah satu spesies primata yang pernah berdiam di
Afrika, namun telah punah sejak ribuan tahun lalu.
3. Serigala Andean
Hewan ini pun jarang sekali dapat dilihat, namun diketahui kerap
berkeliaran di sekitar Laut Arktik dan di Amerika Utara. Hewan ini unik,
karena hanya jenis ini satu-satunya dalam spesies anjing atau srigala
yang tidak berbulu, sehingga kulitnya licin. Namun lucunya, di kepala
dan ekor binatang ini justru tumbuh bulu berwarna kuning.
4. Kucing Rubah
Hewan ini ditemukan sekelompok ilmuan yang tergabung dalam World Wild
Fund (WWF) pada 2003 saat tengah melakukan penelitian di kawasan Taman
Nasional Kayan Mentarang, Kalimantan, namun baru dipublikasikan pada
2005. Hewan ini mirip rubah, tapi berkulit merah, dan berukuran lebih
besar dari kucing. Yang menarik, binatang ini juga memiliki sepasang
kaki belakang yang lebih panjang dari kaki depannya, dan memiliki ekor
berotot yang panjang. Begitu dipublikasikan, dunia langsung heboh dan
media memberitakannya sebagai temuan terpenting dalam satu abad
terakhir, karena temuan spesies baru yang terakhir terjadi pada 1895
ketika di belantara Kalimantan ilmuwan juga menemukan seekor karnivora
jenis musang luwak yang diberi nama melogale everetti atau borneo ferret
badger.
5. Harimau Tasmania
Hewan bernama latin Thylacinus cynocephalus ini merupakan hewan
marsupial karnivora modern terbesar yang pernah diketahui. Dianggap
sebagai harimau, karena punggungnya bercorak belang seperti umumnya
harimau. Namun ada pula yang menyebutnya srigala, karena bentuk
kepalanya memang mirip srigala. Hewan yang hidup di benua Australia dan
pulau Papua ini dinyatakan telah punah pada abad 20. Di Australia, hewan
ini punah ribuan tahun sebelum kedatangan bangsa Eropa ke benua
kangguru itu, namun sempat bertahan di pulau Tasmania bersama sejumlah
spesies endemik lainnya, termasuk setan Tasmania. Itu sebabanya di
belakang namanya ada tambahan kata Tasmania. Fosil yang ditemukan dari
spesies binatang ini mengindikasikan kalau dia hidup sekitar zaman
Miosen.
6. Tsuchinoko
Hewan ini dilaporkan terlihat di beberapa daerah di Jepang, kecuali
Hokkaido dan Kepulauan Ryukku. Bahkan nama tsuchinokoberasal dari bahasa
penduduk daerah Kansai yang meliputi Kyoto, Mie, Nara, dan Shikoku yang
berarti 'hewan'. Di daerah Kanto, hewan ini disebut bachihebi.
Tsuchinoko berbentuk seperti ular, namun berperut gendut seperti botol
atu pin boling, dan berekor kecil mirip ekor tikus. Namun hingga kini
keberadaan hewan itu belum pernah bisa dibuktikan (cryptid), dan juga
belum pernah berhasil ditangkap. Diduga, ini terjadi karena selain yang
melihatnya merasa takut, juga hewan ini langsung melarikan diri bila ada
yang melihatnya. Beberapa pemerintah daerah di Jepang pernah
mengiming-imingi uang hingga 100 juta Yen bagi siapa saja yang dapat
menangkap hewan ini, namun tak ada hasilnya
7. Yeti
Serupa dengan Bigfoot, muncul di wilayah Himalaya. Bagi warga sekitar
hutan di wilayah pegunungan itu, makhluk ini adalah penjaga hutan, dan
tidak boleh diburu. Yeti atau Manusia Salju yang Menakutkan adalah
sejenis primata besar yang menyerupai manusia yang menghuni wilayah
pegunungan Himalaya di Nepal dan Tibet. Nama Yeti dan Meh-Teh umummnya
digunakan secara luas oleh masyarakat di wilayah tersebut, dan dianggap
sebagai kisah sejarah dan mitos yang masih misterius. Orang-orang Nepal
juga menyebutnya bonmanche yang berarti manusia liar atau kanchanjuga
rachyyas yang berarti iblis kanchanjunga.
8. Mongolian Death Worm
Hewan ini hidup di Gurun Gobi, dan sangat ditakuti bangsa Mongolia.
Meski termasuk jenis cacing, hewan ini bisa memiliki panjang hingga 1,2
meter, bertubuh seperti ular, gemuk, berwarna merah, dan mampu membunuh
mangsanya, termasuk manusia, dengan cepat dan dari jarak jauh. Dalam
legenda Mongol disebutkan, jika akan menyerang mangsanya, binatang ini
akan mengangkat sebagian tubuhnya, dan kemudian membuka mulutnya
lebar-lebar, dan menyemburkan racun mematikan yang membuat mangsanya
tewas. Setelah itu, sang mangsa dimakan. Bangsa Mongol menyebut hewan
ini dengan allghoi khorkoi yang berarti cacing usus, karena jika dilihat
sepintas, cacing raksasa ini memang seperti usus. Meski menamakan hewan
ini dengan Mongolian Death Warm, para ilmuwan yakin, hewan ini bukan
jenis cacing, karena cacing takkan tahan hidup di gurun yang panas,
kering, dan tandus. Mereka yakin, hewan ini sejenis ular berbisa, namun
hipotesa ini pun belum dapat dibuktikan keakuratannya.
Sumber: http://www.unikgaul.com/2012/10/8-hewan-aneh-yang-masih-misterius-di.html
Konten ini memiliki hak cipta
Sumber: http://www.unikgaul.com/2012/10/8-hewan-aneh-yang-masih-misterius-di.html
Konten ini memiliki hak cipta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar